Langsung ke konten utama

Gulana

Gelora yang membuatku tak menentu,  Seperti semilar angin berbisik tanpa suara.  Namun ku tak tahu apa ini maknanya. Apakah ini gema yang tersamar?   Ataukah rasa dari sebuah persimpangan Kupeluk harap dalam kesabaran,  Semoga lenyap seiring waktu.  Jika ini hanya sesaat lalu berlalu,  Ku harap angin dapat membawanya menjauh.  -Sang Puan

Gulana


Gelora yang membuatku tak menentu, 
Seperti semilar angin berbisik tanpa suara. 
Namun ku tak tahu apa ini maknanya.

Apakah ini gema yang tersamar?  
Ataukah rasa dari sebuah persimpangan
Kupeluk harap dalam kesabaran, 
Semoga lenyap seiring waktu. 

Jika ini hanya sesaat lalu berlalu, 
Ku harap angin dapat membawanya menjauh. 


-Sang Puan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Detak yang Ragu

Sebuah epilog yang ingin kumulai... Tatapan yang menggema dalam detak, Rasa yang membuatku bimbang. Apakah ini waktunya? Ataukah hanya sekedar rasa yang akan segera pudar? Jika sabar adalah kunci dari segala penantian, Semoga takdir lekas mempertemukan. -Rukhaiya Nurul Hayani